Kamis, 19 Oktober 2017

Saat Memberi Saat Menerima

Saat engkau meneguhkan hati sahabatmu yang berada dalam ketakutan, sebenarnya engkau pun sedang menerima ketakutannya. Saat ketakutannya engkau terima, saat itulah juga, engkau mengganti ketakutannya dengan keberanianmu.
Saat isterimu mengandung anakmu, isterimu memberi makan janin itu lewat tali pusar dalam rahimnya; selama dalam kandungannya itulah, sebagai suami isteri, kalian sebenarnya menerima seorang manusia yang sudah pasrah total untuk diperlakukan apapun juga: mau serius dicintai, dirawat ataupun tidak! Itulah caranya seorang bayi dalam kandungan ibunya mencintai ibu dan ayahnya, bukan dengan memberi tapi menerima apapun perlakuan orang tuanya.


Maukah Anda Belajar Pada Sekantung Teh Celup

Pernah tidak saat anda membuat segelas teh celup (entah apapun merknya mau Sosro, Sari wangi atau apapun juga, yang penting teh celup bukan teh tubruk), anda amati  bila kantung teh celup itu hanya anda diamkan maka hasilnya segelas teh celup itu hanya anda diamkan maka hasilnya segelas teh yang warnanya kurang bagus. Jadi saat anda ingin mendapatkan segelas teh celup yang enak, kantong teh itu mau tidak mau, harus di celup celupkan. Keluar dan masuk ke dalam gelas yang tentu saja berisi air panas bukan air dingin.

Belajar Menulis Lagi

Mencoba menulis lagi apa yang jadi uneg2 di pikiran saya sambil berharap apa yang tertulis sedikit banyak bisa memberi manfaat bagi yang membacanya.